15 + KUMPULAN PUISI CAMPURAN TERLENGKAP
21.39
Add Comment
Kumpulan Puisi - Didalam jenis dan ragam bahasa itu banyak sekali jenis salah satunya yaitu Puisi,seperti yang sudah kita ketahui bahwa puisi merupakan kumpulan suatu kata yang memiliki sajak yang indah dan menggunakan keunikan kata yang bisa membuat pembacanya menjadi takjum dan kagum sehingga siapa saja orang yang membacanya akan tersugessti ikut terbawa dengan keadaan yang sedang diceritakan didalam puisi tersebut. Pada kesempatan kali ini penulis akan memberikan beberapa contoh puisi tentang cinta,orang tua,guru,pahlawan,ataupun seorang kekasih,
Mari kita Lihat Kumpulan puisi dibawah ini.
Mari kita Lihat Kumpulan puisi dibawah ini.
![]() |
| KUMPULAN PUISI CAMPURAN TERLENGKAP |
baca juga;
Kumpulan Pantun Di Bulan Ramadhan Penyejuk Iman
Cerpen Guru Ku Motivasi Hidup Ku
17+ Contoh Pantun Peringatan Hari Kartini Pejuang Wanita
Kumpulan macam puisi
Cerpen Guru Ku Motivasi Hidup Ku
17+ Contoh Pantun Peringatan Hari Kartini Pejuang Wanita
Kumpulan macam puisi
Tangisan Air mata Bunda
“Dalam Senyum kau sembunyikan letihmu
Derita siang dan malam menimpamu
tak sedetik pun menghentikan langkahmu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagiku
Seonggok Cacian selalu menghampirimu
secerah hinaan tak perduli bagimu
selalu kau teruskan langkah untuk masa depanku
mencari harapan baru lagi bagi anakmu
Bukan setumpuk Emas yang kau harapkan dalam kesuksesanku
bukan gulungan uang yang kau minta dalam keberhasilanku
bukan juga sebatang perunggu dalam kemenanganku
tapi keinginan hatimu membahagiakan aku
Dan yang selalu kau berkata padaku
Aku menyayangimu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu
aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hatiku”
Guruku seorang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Ialah Guruku
Pahlawan tanpa tanda jasa
Yang giat mendidik ku
Yang membekali ku ilmu
Dengan sabar dan tulus
Senyummu memberikan semangat bagi kami
Untuk Menyongsong masa depan yang lebih baik
Setetes peluhmu
Menandakan sebuah perjuangan yang amat besar
Untuk murid-muridnya
Terima kasih Guru
Perjuanganmu sangat berarti bagiku
Tanpamu ku tak akan tahu tentang dunia ini
Akan selalu ku panjatkan do’a terbaik untukmu
Terimakasih Guruku …
Orang-orang Tercinta
Kita bergantian menghirup masam
lemas dan Batuk terceruk
Marah dan terbaret-baret
Cinta yang membuat kita bertahan
dengan secuil redup harapan
Kita berjalan dengan terseok-seok
Mengira lelah akan hilang
di ujung terowongan yang cerah
Namun cinta tak membawa kita
memahami satu sama lain
Kadang kala kita merasa beruntung
Namun seharusnya kita merenung
Akankah kita sampai di altar
Dengan berlari terpatah-patah
Mengapa cinta tak mengajari kita
Untuk berhenti berpura-pura??
Kita tergerus dan meleleh
Serut-serut sinar matahari
Sementara kita telah lupa
rasanya mengalir bersama kehidupan
Melupakan hal-hal kecil
yang dulu sudah termaafkan
Mengapa kita saling menyembunyikan
Mengapa marah dengan keadaan??
Mengapa lari ketika ada sesuatu
membengkak jika dibiarkan??
Kita percaya pada cinta
Yang borok dan tak sederhana
Kita tertangkap, jatuh terperangkap
Dalam balada orang-orang tercinta
Untukmu Ibu Untukmu Ayah
sayangmu,.. Kasihmu,.. selalu kau berikan padaku,..
Kau banting tulangmu,..
kau peras keringatmu,..
Namun kau selalu berusaha tersenyum didepanku,..
Walau ku sering mengecewakanmu,..
kau tak pernah berhenti memberi semua itu,..
Kau pun juga tak pernah sedikitpun meminta balasan dariku,..
Karena ku tau,.. kau lakukan semua itu,..
Hanya untuk membuatku bahagia,.
Kau terangi hidupku,..
kau pelita dalam setiap langkahku,..
Maafkan,..bila aku belum bisa membalas sedikitpun kebaikan yang telah kau berikan untukku,..
Tapi Aku berjanji,.. aku akan selalu berusaha dan berdo’a semampuku,..
untuk kebahagiaanmu dan untuk masa tua mu nanti,..
Agar kau selalu tersenyum,..
walaupun apa yang ku beri,..
tidak sebesar apa yang ku terima selama ini,..Ibu,..
engkau bagaikan
rembulan yang menari
dalam dadaku
Ayah,..
engkau bagaikan
matahari yang menghangatkan
hatiku,..
Ayah,.. Ibu,..
kucintai kau berdua
seperti aku mencintai surga
Semoga Allah mencium ayah dan Ibu
dalam taman-Nya yang terindah nanti..
Seorang Pahlawan Pendidikan
Jika dunia kami yang dahulu kosong
tak pernah kau isi
Mungkin yang ada hanya warna hampa, gelap
tak bisa kemana-mana, tak bisa apa-apa
Tapi kini dunia kami penuh warna
Dengan goresan garis-garis, serta kata
Yang dulu hanya jadi mimpi
Kini mulai terlihat menjadi nyata
Itu karena kau yang mengajarkan
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis mana yang harus dilukis
Juga tentang kata apa yang harus dibaca
Terimakasih guruku dari hatiku
Untuk semua pejuang pendidikan
Karena dengan pendidikanlah kita bisa memperbaiki bangsa
Dengan pendidikan juga nasib kita bisa dirubah
Apa yang dulu tak mungkin kini kau jadikan mungkin
Hanya ucapan terakhir dari mulutku
Di hari pendidikan nasional indonesia ini
Gempitakanlah selalu jiwa, ragamu
wahai pejuang pendidikan Indonesia
Kutahu Kau Kembali Jua Anakku
“Saudara-kandungku pulang perang, tangannya merah
Kedua pundak landai tiada tulang selangka
Dia tegak goyah, pandangnya pada kami satu-satu
Aku tahu kau kembali jua anakku
Tiba-tiba dia roboh di halaman dia kami papah
Ibu pun perlahanmengusapi dahinya tegar
Tanganku amis ibu, tanganku berdarah
Aku tahu kau kembali jua anakku
Siang itu dia tergolek ibu, lekah perutnya
Aku tak membidiknya, tapi tanganku bersimbah
Tunduk terbungkuk matanya sangat papa
Kami sama rebah, kupeluk dia di tanah
Kauketuk sendiri ambang dadamu anakku
Usapkan jemari sudah berdarah
Simpan laras bedil yang memerah
Kutahu kau kembali jua anakku”
Potret Negeri
Aku berdiri tegap menatap langit bangsaku,..biru, abu-abu,..lalu menghitam
Lukisan indah negeri ini berubah menjadi pemandangan penuh haru
Di setiap sudut bumi pertiwi menangis,..sedu sedan,..
Perut membuncit, raga hanya tersisa tulang yang sebentar lagi akan patah
Ibu pertiwi,.. aku tak pernah lagi melihat senyum indahmu
Tak jua kembali aku mendengar petuah-petuahmu
Yang ada kini kau membisu diantara keluh kesah anak negeri ini
Yang semakin hari semakin membuatmu nelangsa
Tanah airku tak lagi punya belantara, laut melepas, atau gunung menjulang
Panas, datar, bah, api, semuanya kini jadi warnamu
Menangisku hampir membakar pelupuk mata,..pilu,..sendu,..
Sementara sanubariku terpekur, tak sanggup lagi menatap dunia
Ibu pertiwi tiba-tiba menamparku, berkali-kali dan bertubi-tubi !
Sakit, perih, tapi aku merasakan kasih yang selama ini hilang ditelan kesombongan pangkat Mataku terbelalak saat hutanku terbakar, gunungku meletus, dan lautku tercemar Bah menelan tempat tinggal kami, asap membumbung menyesakkan dada
Rasanya seperti tak ada lagi waktu untukku terisak kembali
Menatap negeri tercinta dalam lingkaran kehancuran
Indonesia, aku tak ingin kehilangan tanah kelahiranku
Tanah yang akan dan selamanya menjadi tumpah darahku
Kurajut asa lukisan negeri ini hanya sepintas lalu,..
Berlalu,.. berlalu,..dan berganti potret abadi bersama Indonesia sejati
Biarlah nanti lukisan pedih tanah air ini terbingkai dalam kenangan
Karena cinta akan membawa kedamaian dan keamanan
Dimanapun,..Kapanpun,.. siapapun,..dan selamanya,..
Keindahan Alam Ini
Kicauan burung terdengar begitu merdu
Menandakan adanya hari baru
Keindahan alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku
Kupejamkan kedua mataku sejenak
Kurentangkan tanganku sejenak
Sejuk, tenang, senang dapat kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan
Wahai sang pencipta alam
Kekagumanku sulit untuk kupendam
Dari siang hingga datang malam
Pesonanya tak pernah padam
Desiran angin yang berirama di pegunungan
Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan
Terlihat begitu indah rasanya
Bak indahnya taman di surga
Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang terpesona
Membuat semua orang terkesima
Tetapi, kita harus menjaganya
Agar keindahannya takkan pernah sirna
SEKOLAHKU
detik demi detik datang silih berganti
menitpun ikut berlari
haripun silih berganti
bulan ikut meniti
tahunpun tak kuasa kuhindari
pergantian masa hingga kini dipundakku melekat sebuah tas sekolah
dibahuku terpasang bet sekolah
disakuku logo sekolahpun tak tertinggal
surga masa depan ada di benakku
karena pendidikan adalah kekuatanku
dan buku pelajaran enggan pisah denganku, sekolahku,..
pengabdianku,
ilmuku,
kucurahkan semuanya untukmu
semoga memenuhi pialamu
PERSAHABATAN
Sahabat bagaikn tempatku untuk berteduh..
Ketika diriku terkena air mata dalam kesedihanku,
disanalah diriku bisa berbagi kisah tentang hidupku, yang tak pernah aku dapatkan d’tempat lain…
hanya sahabatlah yang mampu mengerti dan pahami,
apa yang sedang aku alami saat ini,..
tanpa sahabat,..
bagai jiwa yang terlepas dari ragaku,..
membuat ragaku tak mampu bergerak dalam setiap langkahku..
persahabatan ini kan abadi..
meski didunia ini tak kan ada yang abadi..
Taman Bungaku
Taman bungaku,..
Bila kupandang
Hatipun senang
Tamanku cantik
Sangatlah menarik
Taman bungaku
Berserilah selalu
Jangan pernah kau layu
Karena aku kan bersedih sedu
Oh angin dari segala rindu
Mampirlah ke tamanku
Sebarkanlah harum bungaku
Ke, segala penjuru
Pahkawanku
Pahlawanku, Kan Ku Jaga Negeri Ini
Kemerdekaan negeri ini bukanlah sebuah hadiah
Kau raih dengan darahmu yang telah tumpah
Merah Putih itu kini telah berdiri gagah
Tanpa seorangpun yang berani mengubah
Pahlawanku, kan ku jaga negeri Ini
Ku curahkan jiwa dan raga tuk Indonesia tercinta
Ku bangun dan kan ku isi kemerdekaan ini
Dengan penuh upaya meski tak seberapa
Aku
“Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi”
Kebersihan Sekolah
Aku duduk dibawah lindungan pohon yang lebat
Didepan kelasku yang bersih
Ditengah taman indah tercinta yang selalu aku rindukan
Buku kutatap dalm-dalam
TIap huru yang berbaris akan menjadi ilmu yang ku lahap
Sungguh mMenyenangkan, membaca ditengah suasana damai nan bersih seperti ini Kadang rasa bosan datang dengan segudang tugas yang memutarbalikan akal
Hingga kadang, ingin rasanya tak sampai ke sekolah ini
Jauh memandang ke sisian sekolah
Inilah tempatku menuntut Ilmu
Berlatih menjaga kebersihan
Berlatih menjaga kedamaian
Berlatih menempa jiwa
MELAJAH
"Melajah ngaenang I raga bisa
Melajah ngaenang I raga maguna
Melajah ngaenang I raga dueg
Melajah ngaenang I raga makatang cita-cita”
“Ulian melajah I raga nawang cen beneh cen pelih
Ulian melajah I raga nawang artin idupe
Sampunang engsap melajah
krana melajah ngaenang I raga maguna urip di gumine”
Demikialah beberapa kumpulan puisinya,semoga dapat membantu dan bisa menambah sumber refrensi, Terimakasih

0 Komentar untuk artikel " 15 + KUMPULAN PUISI CAMPURAN TERLENGKAP"
Posting Komentar